Fungsi ereksi lemah: apa penyebabnya, apa yang harus dilakukan, dan bagaimana cara mengobati kondisi ini
Fungsi ereksi lemah: apa penyebabnya, apa yang harus dilakukan, dan bagaimana cara mengobati kondisi ini
3 months ago

Fungsi ereksi lemah: apa penyebabnya, apa yang harus dilakukan, dan bagaimana cara mengobati kondisi ini

Disfungsi ereksi adalah masalah serius meskipun banyak pria yang tidak melihatnya sebagai sebuah peringatan yang harus segera ditangani. Ketidakmampuan berhubungan seks seringkali dikaitkan dengan usia tua, kelelahan, atau stres, meskipun dalam sebagian besar kasus, penyebab disfungsi ereksi ini sepenuhnya organik. Tak peduli apa pun penyebabnya, kondisi ini tidak normal. Seorang pria yang sehat mampu melakukan fungsi seks sepanjang hidupnya. Semua orang disarankan untuk mempelajari tentang masalah ini untuk dapat mengenali penyebab disfungsi ereksi dan melihat gejala-gejalanya sejak dini.

Apa penyebab masalah ini?

Masalah ereksi memiliki gejala-gejala khusus. Masalah ini mewujudkan diri dalam ketidakmampuan untuk mencapai dan mempertahankan ereksi selama hubungan seksual. Ereksi bisa saja tidak bisa dicapai, terlalu lemah, atau menjadi lemah selama hubungan seksual. Kualitas ereksi yang buruk ini dapat terjadi sementara atau permanen. Dalam dunia medis, fenomena ini disebut sebagai fungsi ereksi lemah. Jika pria tidak bisa berhubungan seks dikarenakan ereksi yang lemah atau tidak bisa ereksi dalam 25% kasus, maka dia didiagnosis dengan impotensi.

Pria bisa menghadapi masalah fungsi ereksi yang lemah atau ereksi yang tidak konsisten karena berbagai alasan, baik bersifat fisiologis dan psikologis. Penyebab dan mekanisme disfungsi ereksi sekarang telah dipelajari secara rinci, dan memungkinkan untuk mengembangkan metode efektif untuk memecahkan masalah sensitif ini.

Disfungsi ereksi dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Kondisi ini seringkali diperparah oleh berbagai penyakit yang sudah ada. Faktor-faktor yang memicu disfungsi ereksi atau fungsi ereksi yang lemah dapat dibagi ke dalam beberapa kelompok:

  1.  Kegagalan sistem endokrin. Penyebab umum ereksi lemah termasuk diabetes, kelenjar seks yang kurang berkembang, prolaktinoma, dan obesitas.
  2.  Masalah bersifat psikologis. Depresi, penyalahgunaan alkohol dan narkoba, stres. Seringkali masalah emosional inilah yang mengakibatkan hilangnya ereksi sepenuhnya.
  3.  Gangguan jantung dan pembuluh darah. Fungsi ereksi dapat menurun karena hipertensi, stroke, kadar kolesterol tinggi, atau gangguan suplai darah ke organ panggul.
  4.  Penyakit pada sumsum tulang belakang, penyakit Parkinson, sklerosis ganda dan gangguan neurologis lainnya.
  5.  Perubahan fisik organ seksual yang diakibatkan cedera, peradangan parah, atau penyakit Peyronie.
Read next:  Bagaimana cara membuat penis lebih besar dan lebih tebal

Gangguan vaskular adalah penyebab paling umum disfungsi ereksi, diikuti oleh faktor psikologis dan penyakit sistem saraf. Gangguan endoktrin adalah penyebab paling jarang disfungsi ereksi.

Tanda-tanda disfungsi ereksi

Gejala-gejala serta intensitas kemunculannya tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan disfungsi ereksi. Dalam hampir ⅓ pasien, gejala pertama muncul pada usia antara 18 dan 35 tahun. Biasanya, disfungsi ereksi pada usia ini dipicu oleh faktor psikologis dan muncul sebagai ereksi yang lebih lemah. Pada saat yang sama, ereksi pagi dan malam masih muncul secara rutin.

Masalah kesehatan, sebaliknya, melemahkan baik ereksi spontan atau ereksi yang diinginkan secara sadar. Gejala-gejala utama disfungsi seksual yang disebabkan oleh gangguan vaskular, saraf, dan hormonal adalah ereksi yang lemah dan jarang muncul, di mana penis tak bisa ereksi dengan baik bahkan jika pria tersebut mengalami rangsangan seksual yang kuat. Jika pria yang berpengalaman dalam hubungan seksual dan menderita gangguan vaskular mengalami ejakulasi dini selama atau sebelum berhubungan seks, ini merupakan gejala yang mengkhawatirkan. Libido yang menurun adalah gejala lain yang harus diperhatikan.

Meskipun fakta bahwa gejala-gejala yang bersifat organik lebih sering dikenali, penelitian menunjukkan bahwa disfungsi ereksi seringkali merupakan masalah psikologis. Kasus-kasus hilangnya ereksi secara alami atau episodik (jarang) yang terkait dengan perubahan fisiologis, kelelahan, usia tua, aktivitas seksual yang kurang atau berlebihan seharusnya tidak dianggap sebagai kondisi patologis. Hilangnya ereksi secara periodik (jarang) bukanlah sebuah patologi atau penyakit dan dapat dengan mudah dihilangkan dengan beristirahat dan meningkatkan hubungan seksual Anda.

Metode-metode yang digunakan untuk menghilangkan disfungsi ereksi

Jika gejala-gejala disfungsi ereksi terjadi semakin sering, lakukan konsultasi dengan dokter sesegera mungkin. Ini adalah satu-satunya cara untuk menentukan penyebab disfungsi ereksi dan mendapatkan pengobatan yang sesuai. Pengobatan modern menggunakan berbagai metode untuk mengobati ereksi lemah, termasuk terapi obat, terapi psikologis, dan operasi.

  • Terapi obat
Read next:  Bagaimana cara membuat seks tak terlupakan

Terapi obat biasanya melibatkan penggunaan zat penghambat fosfodiesterase tipe 5. Zat-zat ini menyembuhkan disfungsi ereksi dengan memperlebar pembuluh darah di penis. Zat ini memiliki efek merangsang yang cepat dan biasanya digunakan untuk pengobatan disfungsi ereksi yang disebabkan oleh faktor-faktor psikologis atau karena penyakit vaskular. Jika fungsi seksual yang lemah disebabkan oleh gangguan hormonal, kita harus memulihkan kadar testosteron menjadi normal.

Penting! Semua obat, kecuali suplemen makanan alami, harus diresepkan oleh dokter setelah menjalani pemeriksaan medis yang komprehensif. Jika Anda tidak memiliki resep dokter, pastikan Anda hanya meminum suplemen bebas hormon dan sepenuhnya alami seperti Forex (Hammer of Thor).

 

  • Suntikan intrakavernosa

Suntikan intrakavernosa adalah metode modern yang sangat efektif dengan efek samping yang minimal. Pengobatan ini melibatkan suntikan prostaglandin E1 ke dalam pembuluh darah penis. Metode ini adalah rangsangan alami yang membantu meningkatkan kualitas kehidupan seks pada 80% pasien. Satu-satunya kekurangan metode ini adalah rasa nyeri yang diakibatkan oleh suntikan.

  • Psikoterapi

Psikoterapi biasanya digunakan jika disfungsi seksual disebabkan oleh masalah psikologis. Dalam kasus ini, metode-metode berikut ini akan efektif:

  1.  Terapi seks, yang merupakan salah satu bentuk psikoterapi.
  2.  Menggunakan rekomendasi praktis terkait rangsangan seksual.
  3.  Menjalani gaya hidup sehat.
  4.  Menghilangkan hambatan psikologis antara pasangan.

Jenis pengobatan ereksi lemah ini mengharuskan kedua pasangan seksual untuk dapat bekerja sama.

  •  Metode operasi

Operasi hanya akan membantu dalam kasus perubahan patologis dalam pembuluh darah atau jaringan penis yang menghambat sirkulasi darah yang sehat. Beberapa prosedur operasi memungkinkan untuk memperbesar lumen arteri dan vaskular dan dengan demikian memulihkan sirkulasi darah normal. Jika perubahan ini tidak bisa diubah lagi dan jaringan penis tidak bisa sepenuhnya dipulihkan, prostesis intrakavernosa digunakan. Metode ini adalah metode yang paling radikal.

Read next:  Bagaimana untuk Tahan Selama 20 Minit Atau Lebih Lagi Dengan Mudahnya di Ranjang

Saat ini masalah ereksi dapat dengan mudah diobati, terutama pada tahap awal diagnosis. Jika Anda mengalami gejala-gejala yang mengkhawatirkan, segera hubungi spesialis untuk mendapatkan pengobatan secepatnya. Dokter yang mengobati Anda akan mengidentifikasi penyebabnya lebih awal dan meresepkan pengobatan yang sesuai untuk Anda.

Leave a comment